Masih Ada Lagi

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.

Alhamdulillah, dengan izin dan kurnia-Nya dapat lagi kita (penulis dan pembaca khususnya) bangkit dari tidur semalam, menghirup udara yang nyaman, untuk terus menyambung sisa perjuangan semalam. Selawat dan salam juga ke atas Nabi Muhammad saw, junjungan besar, nabi terakhir yang diutuskan kepada umat yang terakhir.

Masih ada lagi

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Masih lagi kita bernafas untuk menjejakkan kaki ke tahun yang baru. Tahun 2012 pergi, tahun 2013 berganti. Yang lebih utama, bukan angka yang perlu kita bicara, tetapi sejauh manakah pencapaian peribadi Muslim kita tahun  lepas yang perlu kita lebih titikberatkan. Tahun baru bukan satu titik mula untuk kita tanam  azam yang baru, akan tetapi, bermula pada awal tahun Masihi inilah, perlu kita merancang bagaimana untuk menyuburkan lagi benih-benih tahun yang lepas supaya kita mampu menuai hasil yang lumayan di akhirat kelak.

Muhasabah

Dengan meningkatnya usia, maka, makin dekatlah kita dengan panggilan kematian. Benar, boleh jadi yang lebih muda mati lebih awal, boleh jadi yang sihat meninggalkan kita terlebih dahulu, akan tetapi, kematian itu pasti. Sewajarnya, persediaan untuk menghadapi hari yang pasti perlu lebih diutamakan berbanding apa jua persediaan yang lain (peperiksaan, kerja dan sebagainya). Karena, pada hari itu, tidak ada satu pun yang mampu menolong kita, melainkan amal semasa hidup.

“Orang yang sempurna akalnya ialah orang yang sentiasa memeriksa dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati, sedangkan orang yang lemah akalnya ialah orang yang mengikut hawa nafsunya dan bercita-cita untuk mendapat  keredaan Allah tanpa beramal”.
Riwayat Imam Al-Termizi

Sementara masih ada

Sementara masih ada hari ini, ayuh kita gunakan sebaik mungkin peluang yang kita masih ada ini untuk memakmurkan bumi Allah swt. Ayuh kita manfaatkan dua nikmat terbesar yaitu nikmat Iman dan Islam sebaik mungkin. Ingat, andai pasak iman dalam diri kukuh, maka pasti dan pasti warna-warna Islam akan mencorakkan seluruh aspek kehidupan kita, walau di mana pun kita berada, setiap masa dan ketika. Sesungguhnya, kehidupan kita adalah untuk-Nya.

My Life is Dedicated to Allah

Nota akhir:
1. Tak semua saudara-saudara kita di dunia ini gembira meraikan tahun yang baru. Masih ramai lagi yang menderita di tanah air sendiri. Jom kita doakan kemenangan untuk mereka yang berjuang demi Islam. Ayuh, berdoa kepada Allah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s